Beranda

Взаимосвязи между организационной культурой, лидерством, мотивацией к достижениям и результативностью университетских преподавателей

Tinggalkan komentar

https://foresight-journal.hse.ru/data/2017/06/22/1170269116/2-2017.pdf

Relationships between Lecturer Performance, Organizational Culture, Leadership, and Achievement Motivation (Foresight Vol. 11 No 2 2017 index Scopus)

Tinggalkan komentar

https://foresight-journal.hse.ru/data/2017/07/03/1170269116/2-2017-eng.pdf

Berpikir secara Realitas Vs Tebakan

Tinggalkan komentar

Allah telah memberikan kemampuan dan kekuatan pada manusia berupa akal yang dapat dipergunakan untuk berpikir dan Allah menciptakan manusia menjadi makhluk yang sempurna di muka bumi. Allah selalu mengingatkan manusia dalam firmanNya agar manusia selalu mempergunakan akalnya untuk berpikir dan mengetahui, dengan berpikir manusia akan menjadi makhluk yang selalu bertaqwa dan beriman kepadaNya. Sekolah merupakan sarana dan prasaran untuk melatih, mendidik, dan mengajar orang-orang untuk berpikir, guru merupakan fasilitator bagi anak didik untuk mengajak dan mengasuh dalam berpikir. Belajar di sekolah adalah mencari pengalaman dan pengalaman itu akan tercipta dalam proses kehidupan manusia sehari-hari, belajar sekolah merupakan bagian dari kehidupan anak manusia, di sekolah dia akan menimba pengalaman dari guru-guru berupa dunia nyata yang mereka sebelumnya belum mengetahuinya, maka guru-guru di sekolah adalah orang-orang yang harus banyak memiliki pengalaman. Belajar adalah proses seseorang untuk mendapat pengetahuan melalui pengalaman,  berinteraksi sosial, dan dengan lingkungan lainnya. Suatu kenaifan seseorang berpengetahuan tanpa memiliki pengalaman, pengalaman merupakan guru yang paling baik. Sesorang berpikir sesuai dengan pengalaman hidupnya, jika dia berpikir tanpa pengalaman niscaya berpikirnya seperti orang menebak, mungkin saja tebakannya itu betul atau salah. Berpikir berdasarkan pengalaman adalah berpikir realitas. Guru-guru diharapkan berbagi pengalaman dengan anak didik, artinya materi pelajaran lebih banyak pada domain praktik dibanding hapalan, materi hapalan sulit ditemui oleh anak dalam dunia nyatanya dan kurang mendorong mereka untuk berpikir, ia lebih teoretis. Sementara materi pelajaran praktik adalah mengajak anak didik pada dunia nyata dan secara langsung menambah wawasan serta mengembangkan berpikirnya. Mengajar di kelas guru memberikan materi teoritis dan praktis dengan perimbangan 1(teoretis) x 2(praktis).

Material Effect on Entrepreneurship Learning towards Interest in Entrepreneurship activities of Students (Volume 7 No.2 June 2017)

Tinggalkan komentar

http://jormonline.com/index.php/jorm/article/view/182/pdf_43

Arti Tidur

Tinggalkan komentar

lama tidur orang dewasa, anak-anak, dan bayi berbeda, orang dewasa dianjur untuk tidur minimal 7 jam dan maksimal 8 – 9 jam (sehari semalam). Anak-anak lebih banyak jam tidurnya dibanding orang dewasa dan bayi lebih banyak tidurnya dibanding anak-anak.

Akibat kelebihan tidur menyebabkan; 1) kurang gerak, 2) malas, 3) penimbunan kalori.

  • Tidur adalah karunia Allah yang paling besar dan paling baik untuk kesehatan umat manusia.
  • Tidur dapat dilakukan pada malam hari selama 6 jam dan siang hari  selama 1 – 2 jam.
  • Tidur yang baik 3 jam setelah olahraga karena otot sudah lemas/lentur, jika seseorang tidur 1 jam setelah olahraga maka tidur tidak nyenyak (otot masih beraktifitas) atau disebut tidur tidak berkualitas.
  • Orang yang susah mau tidur disebut dengan insomnia.
  • Makanan yang membuat seseorang mudah tidur adalah nasi, kentang, susu, sayur kangkung, dll.
  • Untuk memudahkan tidur pada malam hari dianjurkan pada sore harinya jalan kaki selama 1/2 – 1 jam.
  • Jangan makan terlalu kenyang sebelum tidur yang menyebabkan otot perut tegang dan panas. Anjuran Nabi sediakan 1/3 perut untuk makan, 1/3 perut untuk air, dan 1/3 untuk udara.
  • Jangan merubah jam tidur dari kebiasaan yang menyebabkan seseorang susah tidur.
  • Tidur nyenyak (deep) lebih baik dari tidur lama yang tidak berkualitas.
  • Tidur nyenyak indikasinya segar sedangkan tidur tidak nyenyak kurang segar di kala bangun tidur.

Developing Group Investigation Based Student Worksheets (Volume 7 No. 3 June 2017)

Tinggalkan komentar

http://www.jellonline.com/index.php/jell/article/view/730000215/79

THE MANAGEMENT OF SCHOOL CULTURE (April 2017)

Tinggalkan komentar

http://www.tojdac.org/tojdac/VOLUME7-APRLSPCL.html

Older Entries