100_2660Pengetahuan bukan tertentu atau diterminasi, ketahuan seorang sebatas apa yang  dibaca, diteliti, dilihat, didapat, didengar, dan diamalkan. Suatu yang belum diketahui maka seseorang tidak tahu dan juga ketahuan seorang melalui proses, pengetahuan itu bukan sesuatu yang sudah ada, melaikan sesuatu yang harus digali dan diamati. Pengamatan seorang sangat terbatas melalui kasat mata, oleh sebab itu Nabiyullah menganjurkan untuk belajar sampai akhir hayat dan tidak mengenal tempat sekalipun, ke negeri Tiongkok kita dianjurkan walaupun kita berbeda dalam budaya dan agama, akan tetapi nilai yang terkandung dalam budaya dan agama yang mereka anut akan memberi pembelajaran buat setiap orang. Belajar akan menambah pengetahuan, pengetahuan akan mengkonstruksi dalam pikiran kita dari pengalaman dan interaksi sosial.

Sekolah merupakan salah satu sarana  dan prasarana orang untuk mendapat pengetahuan dan pengalaman buatan, masih banyak pengetahuan, pengalaman buatan, dan real yang belum dapat di sekolah. Masyarakat juga tempat yang memberi konstribusi dalam membelajar seorang, tahu dan ketahuan seorang akan lebih jelas bila seorang mendapatkan dengan contoh-contoh nyata. Pengetahuan yang didapat di sekolah akan lebih bermakna bila didukung oleh pengetahuan dan pengalaman di tengah masyarakat.

Demikian juga keluarga, tindakan dan sikap di rumah menjadi hiden (tidak tampak) kurikulum yang akan mengkonstruksi pengetahuan seorang, orang tua yang melarang anak ke luar dari rumah dan membatasi pergaulan dengan teman lain, berarti menghambatkan ketahuan seorang anak dari ketahuan orang lain dan pengalaman realnya.